Text

Roemah Ijo - Suasana Nyaman, Kopi Mantap

Pada hari Jumat tanggal 20 Juli 2012 saya dan teman-teman berkunjung ke Roemah Ijo. Roemah Ijo merupakan sebuah kafe yang tergolong baru di Medan yang terletak di Kompleks Mutatuli. Konsep yang ditawarkan oleh Roemah Ijo merupakan kafe yang menawarkan tempat nongkrong yang asik dengan sense natural. Hal ini dapat kita lihat dari interior design kafe ini yang terbuat dari kayu dan bahan-bahan daur ulang seperti papan, pipa, seng dan bahan daur ulang lainnya. Selain itu, pencahayaannya yang pas dapat menjadikan Roemah Ijo sebagai pilihan tempat kencan yang asik.

@Roemah Kopi, photo by: Kevin Tjing

Tidak hanya interior design nya yang menjadi ciri khas, Roemah Ijo sebagai tempat nongkrong juga menawarkan berbagai fasilitas yang dapat membuat kita duduk berlama-lama seperti card games, board games dan lain sebagainya. Menu-menu berbau kopi yang ditawarkan oleh Roemah Ijo juga tidak kalah enaknya dibandingkan dengan kafe-kafe lainnya misalnya Vietnam Coffee yang langsung dibuat dengan Vietnam Coffee Pot yang dibeli di Vietnam. Biji kopi yang digunakan yaitu biji kopi grade 1 yang diproduksi sendiri. Jadi aroma kopi yang dihasilkan benar-benar terjamin kualitasnya. Selain kopi, original fresh juice, mocktails serta minuman berbau choco pun dapat menjadi pilihan yang tepat jika Anda berkunjung ke Roemah Ijo. Selain bubuk kopi yang digunakan di Roemah Ijo diproduksi sendiri, bubuk coklat yang digunakan juga diproduksi sendiri.

KiwiBerbagai menu makanan yang khas juga ditawarkan oleh Roemah Ijo sebagai hidangan pendamping Anda dikala Anda sedang menikmati waktu canda tawa dengan rekan kerja Anda maupun kekasih Anda. Hidangan-hidangan yang ditawarkan dapat dikategorikan menjadi snack/teasers, salad, pasta, sandwiches, Indonesian food, Western food, Oriental Food dan desserts. Menu yang ditawarkan mulai dari Nasi Goreng Ijo, Pisang Goreng Ijo, Lumpia Ijo, Nasi Perang Ijo, Grilled Fish Avocado, Shrimp Avocado Salad dan Shrimp Cockatail. Selain itu juga terdapat Mie Tek Tek Ayam, Lumpia Tape Keju dan Deep Fried Mozarella Bread yang merupakan the best seller di Roemah Ijo. Roemah Ijo juga menawarkan berbagai hidangan ala barat (Western) misalnya Cordon Blue yang saosnya dapat dipilih (blackpepper/mushroom/barbeque) yang merupakan the best seller Western Food di Roemah Ijo.

Testimoni:

“Design cafe yg bgs buat kt nyaman disana ditambah dengan adanya sedikit games ringan..
Design minumannya yg unik jg menarik sampai sayang mau diminum haha
Cocok bagi para pecinta kopi karena kita bisa dapat info-info menarik langsung dari pemilik cafe
:)”

VERONICA PHEI -19tahun, Medan-

Text

Kopi Termahal di Dunia

Indonesia memang punya beragam kopi. Mulai dari kopi Aceh, Kopi Makasar, Kopi Toraja, dan lainnya. Tapi, ada satu kopi asal Indonesia yang mendunia. Yaitu, kopi Luwak. Apa keistimewaannya?

Kopi luwak terkenal dengan harganya yang cukup mahal. Jika Anda ingin menyeruput kopi jenis ini di Jakarta, harga bisa ratusan ribu rupiah per cangkir. 

Namun, menurut Oprah Winfrey dalam salah satu episode talkshow-nya, di Amerika, secangkir kopi luwak dihargai mencapai US$50 (Rp 500 ribu). Dan, dalam kemasan dijual sekitar US$600 (Rp 60 juta) per 4,5 kg. Itulah sebabnya kopi ini dijuluki kopi termahal di dunia. 

Alasan kopi ini mahal dan istimewa, karena proses menjadi kopinya yang unik. Kopi luwak adalah biji kopi yang ditemukan pada kotoran luwak, sejenis hewan tupai yang banyak hidup di pinggir hutan dekat perkebunan kopi.

Luwak (Paradoxurus hermaphroditus) disuguhi biji kopi robustaSecara alamiah, luwak mempunyai insting memilih biji kopi yang benar-benar masak dan patut dimakan. Di dalam pencernaan luwak, biji kopi mengalami reaksi kimiawi dengan enzim pencernaan luwak. Proses inilah yang memberikan rasa berbeda pada kopi luwak.

Nah, dari kotoran luwak tersebutlah biji kopi yang utuh yang akan diproses menjadi kopi luwak. Dan, menjadi secangkir kopi luwak yang nikmat beraroma kuat. 

Tertarik untuk mencobanya? :)

Text

Kapan Waktu Terbaik Menikmati Kopi

Aroma dan rasa kopi favorit memang bisa menenangkan pikiran. Saat pekerjaan sedang menumpuk, kopi bisa mengembalikan semangat. Lalu, kapan saat yang tepat untuk minum kopi ?

- Pukul 07.00
Anda bisa minum kopi pada pagi hari. Kandungan kafein dalam kopi bisa meningkatkan proses metabolime dan bisa membakar 15 hingga 25 kalori. Untuk mendapatkan efek maksimal lebih baik pilih kopi hitam dengan sedikit gula.

Pukul 09.00
Sebelum rapat dengan atasan atau presentasi di depan klien, Anda bisa minum kopi terlebih dahulu. Menurut laporan dalam European Journal of Social Psychology, konsumsi kafein dalam jumlah yang tidak berlebihan bisa membuat orang lebih terbuka dan persuasif.

- Tengah hari
Jika Anda berencana untuk olahraga sepulang kantor, minumlah kopi saat tengah hari. Hal itu karena kafein bisa memblokir sinyal kelelahan otot, sehingga latihan terasa lebih mudah.

Pukul 15.00
Saat Anda mulai jenuh dengan pekerjaan di sore hari, minumlah kopi. “Istirahat minum kopi bisa membuat Anda lebih bahagia dan lebih ramah,” kata Laura Juliano, Ph.D., seorang peneliti kafein di American University, seperti dikutip dari laman Self.

Tetapi ingatlah jangan terlalu banyak minum kopi. Batasi hanya dua cangkir kopi per hari untuk menghindari kecanduan.

Text

Sunday, 1st July 2012

Saya akan mencoba berbagi pengalaman yang saya dapatkan hari ini :)

Hari ini hari Minggu, namun hari ini sedikit berbeda dengan hari-hari minggu sebelumnya. Hari ini saya minum 3 cangkir kopi dengan rasa yang berbeda-beda dan melalui proses pembuatan yang berbeda-beda pula.

Pagi hari, saya sedikit iseng mencoba Nescafe yang biasanya papa minum. Kopi ini termasuk jenis kopi instan, namun kopi instan yang tidak ditambah dengan gula atau zat aditif apapun. Saya mencoba membuat Nescafe instan ini dengan memasak air terlebih dahulu. Air yang telah saya masak mendidih, saya biarkan kira-kira 1-2 menit agar temperatur air menjadi sekitar 98 derajat Celcius. Setelah itu, saya tuangkan air panas tersebut ke dalam cangkir Nesacafe yang sudah saya masukkan 1 sendok kopi. Setelah saya minum, saya kira masih ada intisari kopi yang  belum benar-benar keluar, sehingga rasa kopi masih belum begitu terasa. Mungkin lain kali saya bisa mencobanya dengan alat khusus pembuat kopi :)

Siang harinya, saya singgal ke Matador Country bersama Veronica Phei. Matador Country merupakan cafe. Saya memesan 1 cangkir Coffee Machiato yang berukuran Tall. Sewaktu saya menunggu, saya iseng melihat apa dilakukan baristanya dan sedikit bertanya mengenai cara membuat kopi yang saya pesan. Ternyata untuk membuat Coffee Machiato itu sendiri diperlukan 2 bahan, yang pertama yaitu kopi tentu saja dan susu murni. Terlebih dahulu susu murni di masukkan ke dalam alat foaming agar diperoleh foam yang akan digunakan untuk membuat kopi tersebut. Foam dibuat dengan menembakkan steam ke dalam susu. Selanjutnya bubuk kopi yang digunakan dipress dengan menggunakan mesin agar diperoleh intisari dari kopi tersebut. Intisari dari kopi inilah yang akan dicampurkan dengan susu dan foam susu yang telah dibuat tersebut. Gambar alat untuk mempress kopi dapat dilihat pada gambar di atas.

Malam harinya saya lebih iseng lagi. Saya mengajak papa ke Fountain karena saya penasaran dengan Japanese Coffee yang merupakan salah satu menu kopi andalan di Fountain. Saya memesan Japanese Coffee dan saya juga meminta izin kepada pelayannya agar saya dapat melihat langsung cara membuatnya. Japanese Coffee bukan kopi yang dihasilkan dari Jepang. Saya kira Japanese Coffee dibuat dari kopi arabika (karena tidak terlalu pahit) yang berasal dari Sumatera (rasanya sedikit asam). Kopi ini dibuat dengan melewatkan steam ke pori-pori yang telah dipadati oleh bubuk kopi selama 45 detik. Kemudian steam tersebut akan mengkondensasi dan melarutkan intisari kopi tersebut. Saya kira sedikit gambaran peralatan dalam membuat Japanese Coffee dapat dilihat pada gambar berikut.

Text

Kopi Anti Sakit Maag?

files/coffee bag.jpg

Bagi sebagian orang, minuman kopi akan sangat dihindari terutama bagi orang-orang yang mengalami atau menderita suatu penyakit tertentu seperti penyakit maag. Seseorang yang sudah memiliki penyakit maag akan berusaha menghindari dan menghilangkan kebiasaan minum minuman yang terbuat dari kopi. Biasanya penderita sakit maag akan merasa mual dan muntah jika meminum minuman kopi. Lalu bagaimana tindakan bagi para penggemar kopi untuk bisa terhindar dari rasa sakit akibat kopi yang dikonsumsinya jika mereka menderita sakit maag? Apakah jika seorang penggemar kopi yang sudah bertahun-tahun bahkan puluhan tahun sudah mengkonsumsi kopi lalu akan begitu saja berhenti dari kebiasaan minum kopi karena dia terkena sakit maag?

Sekarang ini sudah bukan zamannya lagi bagi seseorang yang menderita penyakit maag untuk berhenti dari mengkonsumsi minum kopi. Ternyata telah dilakukan penelitian oleh sebuah produsen kopi yang ada di kota Bandung bahwa kopi yang telah disimpan bertahun-tahun di gudang penyimpanan bisa mengurangi kadar asam yang terkandung di dalam kopi. Kopi yang masih baru dan langsung diolah menjadi bahan baku yang akan dijadikan sebagai minuman kopi ternyata mempunyai kadar asam yang tinggi dan akan berakibat buruk khususnya bagi lambung manusia. Jika asam dari kopi tersebut masuk ke dalam perut maka akan mengakibatkan rasa mual. Namun penelitian yang dilakukan menyebutkan bahwa kopi yang telah disimpan selama 8-10 tahun bisa mengurangi kadar asam yang terkandung di dalam kopi hingga nol persen. Kadar asam dari kopi yang telah disimpan tersebut ternyata tidak berpengaruh kepada para pengguna kopi khususnya untuk para penderita sakit maag. Rasa dan aroma kopi itupun tidak berbeda dengan kopi yang hanya disimpan dalam beberapa waktu saja. Ini menunjukkan bahwa kopi yang telah disimpan dengan waktu yang lama tersebut bisa dikonsumsi oleh siapa saja khususnya penderita sakit maag tanpa harus takut dan khawatir penyakitnya akan kambuh ketika meminum minuman kopi.

Alangkah indahnya jika semua kopi bisa disajikan dengan cara menyimpan dalam kurun waktu seperti itu. Mungkin akan banyak orang yang tidak akan takut lagi mengkonsumsi kopi meskipun mereka sudah menderita penyakit maag tadi. Semoga dengan adanya penelitian ini bisa memberikan informasi yang baik khususnya bagi para produsen minuman kopi untuk melakukan langkah yang sama terhadap proses produksi untuk menghasilkan minuman kopi yang lebih sehat dan menyehatkan.

Bagaimanapun juga kopi adalah aset bangsa yang perlu dilestarikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat kita sendiri. Kopi merupakan minuman nusantara yang dihasilkan, diolah, dan diproduksi oleh bangsa kita sendiri. Selain akan menguntungkan bangsa kita sendiri, dengan mengkonsumsi kopi berarti juga menyelamatkan aset negara yang cukup berharga, karena selain memberikan kenikmatan dan khasiat tesendiri, minuman kopi juga bisa meningkatkan perekonomian bangsa Indonesia. Bayangkan jika seluruh masyarakat kita tiap hari bisa mengkonsumsi kopi yang sehat, maka jutaan petani dan pekerja di bidang produksi kopi akan semakin terbantu dalam peningkatan kesejahtreaan kehidupan mereka. Dan tidak sampai disitu saja, dengan peningkatan hasil dan produksi kopi yang dimanfaatkan sendiri oleh bangsa ini, kita juga bisa mempertahankan sebagai negara penghasil kopi terbesar di dunia dan mampu menyejahterakan rakyatnya dengan hidup sehat menggunakan kopi yang diolah dengan cara sehat pula.

Text

Tiga Hal Pengaruhi Cita Rasa Kopi Indonesia

detail berita

Tanaman kopi memang hanya satu jenis, tetapi bila dicicipi, kopi Indonesia memiliki cita rasa berbeda dari setiap wilayahnya. Apa pasal?
 
“Kopi di semua wilayah Indonesia itu berbeda-beda karena pengaruh tiga faktor, yaitu iklim, tanah, cara pengolahannya,” Ina A. Murwani, Executive Director Asosiasi Kopi Spesial Indonesia, kepada okezonesaat ditemui di Liberica Coffee, Pacific Place, SCBD, Jakarta Selatan, belum lama ini.
 
Dia menjelaskan, faktor iklim sangat mempengaruhi pertumbuhan kopi. Dua musim dan iklim tropis di Indonesia menyebabkan tanaman kopi mudah tumbuh. Sementara negara lain, Jepang, Australia, Malaysia, dan negara-negara yang iklimnya tidak tropis dan cuaca mudah berubah, cenderung sebaliknya.
 
Kondisi tanah juga mempengaruhi perkembangan kopi yang kini hadir dengan cita rasa berbeda di setiap daerah. Ina mencontohkan, kopi Toraja yang cenderung asam dan ‘ringan’ sedangkan kopi Gayo berwarna cokelat, tidak asam, kental, dan ‘berat’.
 
Ina turut memaparkan faktor terakhir yang menyebabkan kopi Indonesia kaya cita rasa, yakni cara pengolahan, yang lekat dengan budaya. “Setiap wilayah Indonesia memiliki kekayaan budaya sehingga proses penanaman tanaman kopi pun berbeda-beda, belum lagi proses pemupukan dan pengambilan kopi ketika siap panen,” tutupnya

(Source: okefood.com)

Text

Tujuh Kopi Terkenal dari Indonesia

Negara tropis yang kita sebut Indonesia ini sungguh kaya akan hasil bumi. Sejak jaman dahulu kala bangsa-bangsa Eropa bertarung demi mendapatkan rempah-rempah Indonesia, gula, teh, coklat, sawit, dan kopi. Memang kopi dan teh bukan komoditas asli Indonesia namun sejak dibawa masuk ke Nusantara kopi telah menjadi primadona di dunia. Artikel ini mengabadikan 7 jenis kopi Indonesia yang sangat terkenal di dunia dan menjadi sumber kebanggaan dari negeri yang diberkati dewata ini. Artikel ini masih banyak kekurangannya dan kami mengundang komunitas kopi Indonesia untuk mengomentari dan memberikan kritik yang membangun.

7. Kopi Wamena

Kopi Wamena atau kopi Papua pada umumnya merupakan jenis Arabika. Perkebunan-perkebunan yang terkenal berada 15.000 kaki dari pantai dengan suhu 20 – 25 derajat celsius. Kopi-kopi ini merupakan kopi organik dengan kualitas terbaik. Karena tanah Papua yang masih sangat subur kopi yang dihasilkan sangat baik. Aroma kopinya harum, halus dan memiliki after taste yang sangat manis. Beberapa pegiat kopi menyamakan kopi ini dengan biji kopi Jamaica Blue Mountain. Jamaica Blue Mountain Coffee adalah kopi Arabika yang ditanam di daerah Blue Mountain di Jamaica dan merupakan kopi premium. Diantara kopi Arabika lainnya, kopi ini mengandung kafein paling sedikit.

6. Kopi Lanang

Kopi lanang bukan merupakan satu jenis biji kopi khusus namun merupakan sebuta untuk biji kopi yang bulat dan tunggal tidak terbelah seperti biji kopi pada umumnnya. Sesuai dengan namanya (lanang merupakan bahasa jawa untuk pria), kopi ini diyakini dapat menambah vitalitas para jejaka. Kopi ini kebanyakan diproduksi di Jawa Timur . Bagi penikmati kopi, sangat cocok mengkonsumsi kopi lanang ini karena kadar caffeinnya sangat tinggi sehingga tidak mudah mengantuk disamping cita rasa kopinya begitu halus. Kopi lanang ini sangat cocok dikonsumsi di daerah yang suhu udaranya cukup dingin, seperti di wilayah Kecamatan Kalibaru dan Glenmore yang curah hujan per tahunnya yang mencapai rata – rata 10 tahun sehingga di wilayah tersebut cukup sejuk berkisar antara 22 derajat (minimal) celcius sampai 34 derajat celcius (maksimal).

5. Kopi Kintamani

Kopi Bali atau Kintamani merupakan kopi arabika yang terasa lembut dan manis. Kopi ini diproduksi dalam sistem Subak Abian yang mendorong pengoloahan kopi secara organik dan kerja sama. Kopi ini sudah mendapatkan sertifikasi Indikasi Geografis dari CIRAD (Centre de Cooperation en Recherches Agronomiques pour le Developpement/Pusat Kerjasama dalam Penelitian Pertanian untuk Pembangunan Internasional, Perancis) sebagai kopi unik yang berasal dari Bali.

4. Kopi Sumatera

Kopi Sumatera terdiri dari bermacam-macam jenis kopi yang berasal sebagian besar dari Mandailing, Lintong dan Gayo. Kopi dari daerah ini biasanya lembut dan halus, agak asam dan beraroma kakao, tembakau, dan tanah. Dari segi sejarah kopi Sumatera sangat terkenal terutama kopi Mandailing. Kopi Mandailing berasal dari biji kopi arabika yan dibawa Haji yang pulang dari Mekkah dan kemudian ditanam di Minangkabau, saat masa penjajahan Belanda pemerintah Hindia Belanda melaksanakan tanam paksa kopi pada 1847. Upaya ini menyebabkan perkebunan kopi diperluas dari wilayah Minangkabau mengalir ke utara, yaitu ke daerah Tapanuli. Kopi Lintong ditanam di Lintongnihuta dan Sidikalang di barat daya Danau Toba. Kopi Gayo Aceh diproduksi di sekitar Takengon di Aceh. Karena cara pemrosesannya yang unuik Kopi gayo lebih lembut daripada kopi Lintong dan Mandailing.

3. Kopi Toraja

Kopi Toraja merupakan kopi yang sebagian besar berasal dari Tana Toraja di sekitar daerah Kalosi. Kopi ini sangat terkenal.  Kopi toraja adalah kopi yang memiliki kandungan asam rendah dan memiliki badan yang berat. Kopi Sulawesi dan kopi Sumatera memiliki rasa khas yang serupa, seperti rasa tanah dan hutan. Rasa tersebut muncul karena terpengaruh pemrosesan setelah biji kopi dipetik. Kopi Toraja saat ini sudah dipatenkan di Jepang dan AS oleh pengusaha lokal sehingga penjualan kopi Toraja di kedua negara tersebut harus melalui kedua perusahaan itu.

2. Kopi Java

Kopi Jawa atau “Java” merupakan salah satu jenis kopi yang berpengaruh di dunia sampai-sampai “Java” merupakan slang bahasa Inggris untuk kopi. Produksi kopi di Jawa dimulai pada abad ke 17 oleh pemerintah kolonial Belanda dan sejak saat itu Jawa menjadi salah satu produsen kopi terbesar di dunia. Kopi Jawa merupakan jenis kopi Arabika yang unik karena kondisi geografis Indonesia.  Kopi ini memiliki badan yang berat, manis, lembut dan supel, sedikit aroma hutan. Kopi Jawa merupakan bagian dari campuran legendaris “Mocha Java” yang merupakan campuran Java dan Kopi dan Yaman. Saat ini kebanyakan perkebunan kopi di Jawa dikuasai PTPN yang meneruskan tradisi kopi Java yang sudah mendunia.

1. Kopi Luwak

Pembahasan mengenai kopi Indonesia tidak akan lengkap tanpa Kopi Luwak. Kopi Luwak merupakan jenis kopi termahal dan merupakan salah satu jenis kopi yang produksinya paling aneh. Kopi ini merupakan hasil dari biji kopi yang dimakan binatang Luwak (tergambar di atas) dan tidak tercerna biji kopinya. Sistem pencernaan Luwak menyerap getah-getahdari biji kopi  dan memfermentasinya membuat kopi Luwak memiliki rasa yang eksotis, hampir seperti sirup dan sangat lembut dengan aroma karamel dan kakao. Rasanya tidak tertandingi. Asal-usul kopi ini menurut cerita rakyat sangatlah unik. Ketika Jaman Penjajahan Belanda para petani dilarang mencicipi biji kopi dari perkebunan yang mereka garap. Karena ingin mencoba minuman kopi tersebut mereka kemudian suatu hari mengetahui bahwa hewan Luwak memakan buah kopi dan dari pencernaanya membuang biji kopi secara utuh. Para petani mengambil biji kopi tersebut dan merebusnya. Karena rasanya yang sangat eksotis kopi luwak kemudian menyebar kemana-mana.

Video

KOPI INDONESIA!

We love Indonesia Coffee :)

video by: Budi Kurniawan

Tags: kopi Indonesia
Video

3 aspects in making a good coffee:

1. Water

2. Coffee

3. Time

Tags: brewing coffee
Text

Benarkah Kopi Bisa Melindungi Jantung?

Kopi sejak lama sudah disebut-sebut sebagai minuman yang punya efek menyehatkan. Akan tetapi masih banyak orang yang ragu untuk mengonsumsi minuman hitam pekat ini. Sebuah riset terbaru berusaha menjawab keraguan tersebut.  Mereka menyatakan minum kopi dalam jumlah sedang setiap hari dapat melindungi seseorang dari penyakit gagal jantung. 


“Kami menemukan bahwa konsumsi kopi dalam jumlah moderat pada kenyataannya menjadi pelindung,” kata Elizabeth Mostofsky, pemimpin utama studi dan peneliti di Harvard School of Public Health di Boston. Penelitian ini dipublikasikan pada 26 Juni 2012 dalam Journal Circulation Heart Failure.

“Ada banyak faktor yang dapat berkontribusi terhadap risiko gagal jantung, tapi konsumsi kopi dalam jumlah moderat bukanlah salah satunya,” tambahnya.

Gagal jantung adalah suatu kondisi di mana jantung kesulitan memompa cukup darah ke seluruh tubuh. Penyebanya bisa karena hipertensi atau penyakit arteri koroner. Menurut data dari National Institutes of Health, sekitar lima juta orang di Amerika Serikat mengalami gagal jantung dan penyakit ini menyumbang 300.000 kematian setiap tahunnya.

Para peneliti menyimpulkan bahwa sekitar 8-ons kopi berkafein setiap hari (setara dengan empat porsi kopi pada orang Eropa utara) dapat mencegah gagal jantung, mengurangi risiko terkena penyakit hingga 11 persen.

Sebaliknya minum kopi terlalu banyak - lebih dari empat atau lima cangkir kopi sehari - justru dapat meningkatkan risiko terkena masalah jantung.

Dalam kajiaannya, peneliti meninjau lima penelitian besar terkait konsumsi kopi dan risiko kegagalan jantung yang dipublikasikan antara tahun 2001 dan 2011. Penelitian melibatkan 140.220 relawan di Swedia dan Finlandia. Hampir 6.522 relawan diantaranya menderita gagal jantung. 

Penelitian ini tidak membedakan antara kopi berkafein dan tanpa kafein, tetapi kopi berkafein cenderung menjadi pilihan di kedua negara Eropa utara tersebut.

Beberapa penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa konsumsi kopi dapat melindungi terhadap beberapa penyakit, termasuk diabetes tipe 2, penyakit Parkinson, kanker hati dan sirosis hati, bahkan mungkin meningkatkan performa saat berolahraga.

Sementara ahli kesehatan masih memperingatkan supaya wanita hamil tidak mengonsumsi kopi karena mereka cenderung mengalami kesulitan dalam mengendalikan tekanan darah, gula darah, atau palpitasi (denyut jantung tidak teratur).

Peneliti mengaku tidak sepenuhnya memahami bagaimana kopi memiliki efek perlindungan terhadap jantung. Mostofsky mengatakan, orang yang secara teratur minum kopi biasanya mengembangkan toleransi terhadap kafein kopi, yang berarti mereka cenderung tidak merasakan dampaknya. Hal itu dapat menempatkan mereka pada penurunan risiko tekanan darah tinggi. Selain itu, antioksidan dalam kopi dipercaya dapat melindungi sel dari kerusakan.

Meski begitu tidak semua pakar kesehatan setuju dengan hasil penelitian itu. “Bukti tidak cukup kuat untuk merekomendasikan bahwa orang harus minum kopi untuk melindungi diri mereka,” kata Dr Arthur Klatsky dari Kaiser Permanente Medical Center di Oakland, California, yang tidak terlibat dalam penelitian ini.

Klatsky, yang telah melakukan penelitian terkait hubungan antara irama jantung dan kopi, mengatakan, minum kopi merupakan faktor gaya hidup. “Mungkin orang yang minum kopi cenderung berolahraga lebih banyak atau memiliki pola makan lebih baik,” katanya.

Akan tetapi, kata dia, “orang tidak perlu merasa harus menghindari kopi jika mereka berisiko untuk gagal jantung.” 

(Source: health.kompas.com)